Menurut Laporan dari Cancer Research di Negara Inggris yang dimuat dalam British Journal of Cancer. Ketua peneliti, Profesor MAX PARKIN mengatakan hasil penelitian ini merupakan analisa yang paling komperhensif saat ini.
= Banyak orang yang yakin bahwa kanker adalah penyakit yang sudah ditakdirkan karena ada dalam gen yang diturunkan. Padahal kalau kita melihat bukti dan data, ternyata 40 persen kanker disebabkan karena pola hidup yang salah,= katanya seperti saya baca dan kutip dari situs kesehatan.
Berdasar hasil laporan tersebut berarti penyakit seperti kanker adalah bisa dicegah. Bagi pria sebaiknya mulai berhenti merokok, mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur, dan mengurangi konsumsi alkohol. Sedangkan bagi wanita untuk mencegah kanker disarankan untuk berhenti merokok dan menurunkan berat badan berlebih. Untuk mengukur berat badan ideal bisa digunakan rumus Tinggi Badan – 100 X 90%.
Ingin Hidup Sehat jaga Pola Makan antara lain sbb:
Janganlah terlalu banyak memakan makananan berkarbohidrat dan berlemak tinggi
Cukupi kebutuhan makanan berserat untuk wanita membutuhkan 25 gram serat per hari sedangkan laki-laki membutuhkan 38 gram serat per hari, menurut rumus Institute of Medicine berdasarkan aturan mendapatkan 14 gram serat untuk setiap 1.000 kalori
Hindari bahan pangan atau bahan pengawet yang yang dalam jangka panjang dapat memicu timbulnya kanker
Cukupi kebutuhan minum air putih
Pilihlah makanan dengan metode memasaknya dikukus, direbus atau ditumis dengan sedikit minyak goreng
Penuhi asupan sayur dan buah tiap hari
Hindari minum berlebihan saat makan karena akan mempersulit kinerja pencernaan
Alih-alih makan dalam porsi besar lebih baik makan beberapa kali dengan porsi kecil karena akan meningkatkan metabolisme dan mengontrol kadar gula darah
Hidup Sehat dengan Berolahraga
Orang yang rajin berolahraga akan mempunyai daya tahan tubuh yang lebih baik.
Selain itu olahraga juga memiliki banyak manfaat lainnya antaralain memperlancar aliran darah ke sel-sel otak, metabolisme dan regenerasi sel-sel tubuh terjadi lebih cepat sehingga membuat awet muda, olahraga rutin dan teratur sangat tepat menjaga tubuh kita dari tumpukan lemak sumber penyakit, dan meningkatkan rasa percaya diri.
Istirahat yang berkualitas
Tidur pada malam hari selama enam sampai delapan jam perhari sangat baik untuk kesehatan.
Tubuh akan bekerja menyembuhkan dirinya sendiri saat anda tertidur. Selain itu juga dapat menghilangkan stress karena orang yang kurang tidur kadar kortisol (hormon stress) akan 50% lebih banyak di aliran darah dibanding mereka yang tidur cukup. Istirahat yang berkualitas di malam hari juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari penyakit.
Berpikir positif dan menjauhkan diri dari stress
Selalu berpikir positif akan membuat anda merasa bahagia dan dengan begitu kesehatan rohani anda lebih terjaga. Berpikirlah positif dan optimis serta senantiasa bersyukur terhadap nikmat yang diberikan tuhan. Dan sambutlah masa depan yang lebih cerah.
Demikianlah beberapa tips cara hidup sehat yang bisa saya bagikan kepada pengungjung blog yang sederhana ini ulasan cara hidup sehat berdasar pada pencarian dari berbagai sumber di internet yang saya hasbihtc rangkum dalam sebuah postingan semoga bisa bermanfaat untuk kita semua, utamanya untuk diri saya pribadi.
5 Tips untuk bagaimana Anda dapat mempelajari lebih lanjut
Ada beberapa alasan mengapa kita harus menjadi pembelajar seumur hidup. Pendidikan berkelanjutan menuai kami profesional, pribadi dan stan manfaat kesehatan yang terlalu banyak untuk daftar. Namun jika Anda tidak ingin memasukkan kelas lain selama Anda tinggal kemudian mengambil hati karena ada cara lain Anda dapat menjadi seorang pembelajar seumur hidup. Berikut adalah lima tips untuk cara-cara untuk melanjutkan pendidikan Anda.
Pertama dan terpenting adalah untuk membaca.
Membaca untuk kegembiraan dan kesenangan tetapi juga membaca untuk informasi dan penelitian. Anda tidak perlu takut mengambil buku-buku tebal yang berat, berdebu diisi dengan multi-syllabic bahasa membosankan. Ada seluruh industri dari penulis yang membuat sejarah dan ilmu menyenangkan. Pada kenyataannya, Anda bahkan tidak perlu untuk membaca buku sama sekali. Ada banyak majalah informatif yang menawarkan informasi umum maupun khusus. Check them out pada toko buku besar atau perpustakaan setempat Anda sebelum memilih beberapa untuk dibawa pulang. Jangan mengabaikan kekayaan informasi yang tersedia bagi Anda di internet. Ada situs dan publikasi yang ditujukan untuk setiap topik yang dapat Anda bayangkan. Mulai dengan situs berita utama dan kemudian mulai memilah dan mencari untuk menemukan topik yang menarik minat Anda. Hal terbaik tentang membaca semacam ini adalah bahwa Anda mendapatkan untuk mengambilnya–bukan seorang guru dengan agenda Anda tidak mengerti.
Mendengarkan adalah keterampilan yang sering diabaikan ketika datang untuk belajar hari ini. Yakin mendengarkan di kelas penting tetapi ada orang-orang di sekitar kita yang memiliki kekayaan pengetahuan untuk berbagi jika kita hanya bersedia mendengarkan. Buka telinga Anda dan pikiran Anda. Anda mungkin akan terkejut dengan apa yang dapat Anda pelajari.
Anda juga dapat belajar dengan hanya mengamati kehidupan di sekitar kita. Apa yang dapat Anda pelajari tentang orangtua dengan menonton keluarga di sekitar Anda? Anda dapat belajar tidak hanya apa yang harus dilakukan, tapi apa yang tidak harus dilakukan. Apa bisa Anda belajar tentang perencanaan keuangan, hubungan, dan hanya tentang segala sesuatu yang lain ingin tahu? Anda dapat belajar dari kesalahan orang lain jika Anda hanya meluangkan waktu untuk menjadi taat.
Jika Anda mencari jawaban kemudian mengajukan pertanyaan. Ajukan pertanyaan ahli serta informasi broker, pustakawan dan guru. Anda juga harus mengajukan pertanyaan dari orang-orang seperti Anda karena mereka dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan.
Akhirnya, yang paling penting bagian dari menjadi seorang pembelajar seumur hidup hanya adalah
mengejar pengetahuan Apakah itu untuk tujuan tertentu atau hanya pengetahuan for the sake of pengetahuan. Hal ini tidak penting apa yang Anda memutuskan untuk belajar dan belajar lebih banyak tentang dan Anda dapat mengubah topik sesering Anda mengubah sepatu Anda jika Anda suka. Yang penting adalah untuk melanjutkan membuka pikiran Anda dan mengisi otak Anda.
Anda dapat menjadi seorang pembelajar seumur hidup dan menikmati pendidikan berkelanjutan dengan membaca, mendengarkan, mengamati, mempertanyakan dan mengejar pengetahuan. Jika Anda mengambil lima langkah untuk melanjutkan pendidikan kemudian Anda akan hidup lebih cerdas dan lebih memuaskan.
Hipnotis Untuk Seksual
Terapi hipnotis adalah sebuah metode alternatif yang cukup fenomenal belakangan ini. Terapi ini bahkan mampu " mensejajarkan diri " sebagai salah satu metode pengobatan dan penyembuhan, terutama untuk penyakit yang berkaitan dengan kejiwaan atau sikap.
Bahkan di kota-kota besar mulai banyak ditawarkan terapi penyembuhan dengan metode ini.
Tak bisa disangkal, terapi hipnotis mulai mendapat perhatian di dalam masyarakat dan menjadi salah satu alternatif penyembuhan atas problema yang dihadapi dalam kehidupan.
Beberapa waktu yang lalu, ada sebuah artikel yang memuat tentang " mujarabnya " terapi hipnotis dalam mengatasi problema kehidupan seksual satu pasangan dan terapi hipnotis itu disebut 'Terapi Hipnoseksual'. Dalam artikel tersebut dijelaskan bagaimana terapi hipnotis bisa meningkatkan lagi kenikmatan hubungan intim Anda ketika hubungan tersebut mulai meredup.
Selain itu, Terapi Hipnoseksual juga bisa mengatasi masalah disfungsi seksual atau bahkan ingin meningkatkan gairah agar lebih panas lagi. Semuanya bisa diubah dengan metode hipnotis. Walau ada beberapa problem yang bisa diatasi dengan medis seperti pil Viagra, namun itu tetap saja memiliki efek samping kimiawi, karena obat pasti mengandung bahan kimia.
Menurut pernyataan seorang praktisi Terapi Hipnoseksual, 40% problema seksual berasal dari fisik yang sedang bermasalah. Selebihnya, problema seksual terbanyak biasanya berasal dari masalah yang non fisik alias psikis. Masalah psikis itu seperti trauma, phobia, korban pemerkosaan, kekerasan seksual dan lainnya.
Problema seksual yang berasal dari masalah psikis inilah yang bisa disembuhkan melalui metode Hipnoseksual. Sebelum proses hipnotis dilakukan, pasien perlu diwawancarai untuk memperoleh keterangan, yang menjadi latar belakang dari permasalahan yang dihadapi.
Sebagai contoh, proses ereksi hingga ejakulasi pria berasal dari pikiran, dimana alur proses awalnya adalah melihat dan terangsang secara visual. Namun, bisa juga terjadi secara kinestetik, yakni lewat sentuhan, ciuman dan sebagainya, hingga berakhir pada hubungan intim.
Pikiran bawah sadar kita merasakan sensasi kenikmatan yang luar biasa. Bagi pria yang mempunyai masalah seksual, seperti misalnya ejakulasi dini, hal itu sebenarnya bahwa pria tersebut mengalami kenaikan tingkat kenikmatan yang terlalu cepat, sehingga proses ejakulasinya terjadi terlalu dini. Jadi, program baru melalui Terapi Hipnoseksual yang akan ditanamkan ke pikiran bawah sadar adalah dengan melambatkan tempo berjalannya 'sensasi' tersebut dan menahan keinginan untuk ejakulasi hingga saat yang tepat.
Namun demikian, keberhasilan dari Terapi Hipnoseksual itu tergantung pula dari niat dan kesungguhan dari si pasien untuk menjalaninya. Bila program baru tidak didukung dengan niat, tentu saja besar kemungkinannya akan mengalami kegagalan, karena mengalami resistensi atau tertahan oleh 'program lama' yang sudah tertanam bertahun-tahun di alam bawah sadar kita.
Maka perlu diingat, pasien paham betul mengapa ia memerlukan bantuan hipnotis dalam proses "penyembuhannya", serta keunggulan apa yang didapatkan dibandingkan model pengobatan yang lainnya.
Metode Hipnoterapi juga harus dilakukan dengan jelas, terbuka, dan tanpa paksaan. Sebelum melakukan hipnotis, pasien perlu terlebih dulu menjalani pemeriksaan fisik, atau bila perlu disusul dengan menjalani pemeriksaan laboratorium (darah, urine, dan lain-lain).
Pemahaman pasien akan maksud dan tujuan dari Terapi Hipnoseksual merupakan kunci efektivitas terapi. Karena itu diperlukan informasi yang jelas dan pemahaman yang sama. Hal ini bertujuan agar persepsi yang terbentuk dalam tingkat sadar sejalan dengan persepsi bawah sadar kita.
Encouragement vs Discouragement
Dorongan vs Putus Asa
Berikut adalah sebuah artikel yang sangat menyentuh hati saya, yang ditulis oleh Bpk. Rhenald Kasali. Sungguh suatu tulisan yang menggugah hati setiap insan yang peduli pada dunia pendidikan dan masa depan generasi muda kita.
LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana. Saya memintanya memperbaiki kembali, sampai dia menyerah. Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberi nilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri. Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat. "Maaf Bapak dari mana?" "Dari Indonesia," jawab saya. Dia pun tersenyum. Budaya menghukum pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi hidup saya. Itulah saat yang mengubah cara saya dalam mendidik dan membangun masyarakat. "Saya mengerti," jawab ibu guru yang wajahnya mulai berkerut, namun tetap simpatik itu. "Beberapa kali saya bertemu ayah-ibu dari Indonesia yang anak-anaknya dididik di sini,"lanjutnya. "Di negeri Anda, guru sangat sulit memberi nilai. Filosofi kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang agar maju. Encouragement! " Dia pun melanjutkan argumentasinya. "Saya sudah 20 tahun mengajar. Setiap anak berbeda-beda. Namun untuk anak sebesar itu, baru tiba dari negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, saya dapat menjamin, ini adalah karya yang hebat," ujarnya menunjuk karangan berbahasa Inggris yang dibuat anak saya.
Dari diskusi itu saya mendapat pelajaran berharga. Kita tidak dapat mengukur prestasi orang lain menurut ukuran kita. Saya teringat betapa mudahnya saya menyelesaikan study saya yang bergelimang nilai "A", dari program master hingga doktor. Sementara di Indonesia, saya harus menyelesaikan studi jungkir balik ditengarai ancaman drop out dan para penguji yang siap menerkam. Saat ujian program doktor saya pun dapat melewatinya dengan mudah. Pertanyaan mereka memang sangat serius dan membuat saya harus benar-benar siap. Namun suasana ujian dibuat sangat bersahabat. Seorang penguji bertanya dan penguji yang lain tidak ikut menekan, melainkan ikut membantu memberikan jalan begitu mereka tahu jawabannya. Mereka menunjukkan grafik-grafik yang saya buat dan menerangkan seterang-terangnya sehingga kami makin mengerti. Ujian penuh puja-puji, menanyakan ihwal masa depan dan mendiskusikan kekurangan penuh keterbukaan.
Pada saat kembali ke Tanah Air, banyak hal sebaliknya sering saya saksikan. Para pengajar bukan saling menolong, malah ikut "menelan" mahasiswanya yang duduk di bangku ujian. Ketika seseorang penguji atau promotor membela atau meluruskan pertanyaan, penguji marah-marah, tersinggung, dan menyebarkan berita tidak sedap seakan-akan kebaikan itu ada udang di balik batunya. Saya sempat mengalami frustrasi yang luar biasa menyaksikan bagaimana para dosen menguji, yang maaf, menurut hemat saya sangat tidak manusiawi. Mereka bukan melakukan encouragement, melainkan discouragement. Hasilnya pun bisa diduga, kelulusan rendah dan yang diluluskan pun kualitasnya tidak hebat-hebat betul. Orang yang tertekan ternyata belakangan saya temukan juga menguji dengan cara menekan. Ada semacam balas dendam dan kecurigaan.
Saya ingat betul bagaimana guru-guru di Amerika memajukan anak didiknya. Saya berpikir pantaslah anak-anak di sana mampu menjadi penulis karya-karya ilmiah yang hebat, bahkan penerima Hadiah Nobel. Bukan karena mereka punya guru yang pintar secara akademis, melainkan karakternya sangat kuat: karakter yang membangun, bukan merusak. Kembali ke pengalaman anak saya di atas, ibu guru mengingatkan saya. "Janganlah kita mengukur kualitas anak-anak kita dengan kemampuan kita yang sudah jauh di depan," ujarnya dengan penuh kesungguhan. Saya juga teringat dengan rapor anak-anak di Amerika yang ditulis dalam bentuk verbal. Anak-anak Indonesia yang baru tiba umumnya mengalami kesulitan, namun rapornya tidak diberi nilai merah, melainkan diberi kalimat yang mendorongnya untuk bekerja lebih keras, seperti berikut. "Sarah telah memulainya dengan berat, dia mencobanya dengan sungguh-sungguh. Namun Sarah telah menunjukkan kemajuan yang berarti." Malam itu saya mendatangi anak saya yang tengah tertidur dan mengecup keningnya. Saya ingin memeluknya di tengah-tengah rasa salah telah memberi penilaian yang tidak objektif. Dia pernah protes saat menerima nilai E yang berarti excellent (sempurna), tetapi saya mengatakan "gurunya salah". Kini saya melihatnya dengan kacamata yang berbeda. Melahirkan Kehebatan. Bisakah kita mencetak orang-orang hebat dengan cara menciptakan hambatan dan rasa takut? Bukan tidak mustahil kita adalah generasi yang dibentuk oleh sejuta ancaman: gesper, rotan pemukul, tangan bercincin batu akik, kapur, dan penghapus yang dilontarkan dengan keras oleh guru, sundutan rokok, dan seterusnya. Kita dibesarkan dengan seribu satu kata-kata ancaman: Awas...; Kalau,...; Nanti,...; dan tentu saja tulisan berwarna merah menyala di atas kertas ujian dan rapor di sekolah. Sekolah yang membuat kita tidak nyaman mungkin telah membuat kita menjadi lebih disiplin. Namun di lain pihak dia juga bisa mematikan inisiatif dan mengendurkan semangat. Temuan-temuan baru dalam ilmu otak ternyata menunjukkan otak manusia tidak statis, melainkan dapat mengerucut (mengecil) atau sebaliknya, dapat tumbuh. Semua itu sangat tergantung dari ancaman atau dukungan (dorongan) yang didapat dari orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian kecerdasan manusia dapat tumbuh, sebaliknya dapat menurun.
Seperti yang sering saya katakan, ada orang pintar dan ada orang yang kurang pintar atau bodoh. Tetapi juga ada orang yang tambah pintar dan ada orang yang tambah bodoh. Mari kita renungkan dan mulailah mendorong kemajuan, bukan menaburkan ancaman atau ketakutan. Bantulah orang lain untuk maju, bukan dengan menghina atau memberi ancaman yang menakut-nakuti.
RHENALD KASALI Ketua Program MM UI #
Tips Cara Berhenti Merokok
Usaha berhenti merokok sebenarnya selalu terjadi pada perokok aktif yang kadang datang dari kesadaran sendiri. Namun entah karena beberapa faktor luar atau bahkan dalam usaha tersebut selalu gagal yang menyebabkan perokok yang sudah perlahan meninggalkan kebiasaan mengisap rokok kembali menjadi perokok aktif.Beberapa Tips berikut,dibawah ini saya kutip dari berbagai sumber ,dengan harapan bisa anda coba agar berhasil dalam usaha anda untuk berhenti merokok yang saat ini mungkin sudah kesekian kalinya :
Ketahui kebutuhan di waktu senggang
Seseorang yang akan merokok harus mengetahui terlebih dahulu kebutuhannya. Kalau Anda merokok untuk mengikat emosional atau membutuhkan sesuatu yang berarti coba mengalihkannya dalam bentuk lain. Alihkan pola perilaku merokok dengan mengulum permen atau mengunyah makanan yang membuat segar secara moderat. Cara mudah lainnya adalah ngobrol dengan orang lain.
Mengubah sugesti
Menyoal kebiasaan merokok tanpa sadar terkait dengan sugesti, pengaktifan alam bawah sadar yang diaplikasikan secara sadar. Verauli mengatakan, mereka yang merokok merasakan kenikmatan pribadi. Misal kebiasaan setelah makan atau bangun tidur. Untuk menghentikan kebiasaan merokok: ubah sugesti. Bayangkan berapa banyak uang yang harus Anda buang untuk kenikmatan semu ini. Merokok sama dengan membakar uang. Pertimbangkan pula bagaimana rokok berimbas pada gangguan kesehatan orang lain.
Detoksifikasi
Sudah melakukan pengecekan secara detail komposisi rokok? Rokok ini mengandung banyak zat kimia berbahaya, mulai dari belerang, karbonmonoksida, nitrogen, dan nikotin yang mempengaruhi kesehatan Anda.
Detoksifikasi dengan berhenti merokok adalah upaya pertama yang harus dilakukan. Saat sedang dalam kondisi tidak merokok, Anda dianjurkan untuk banyak mengonsumsi air putih dan akan lebih baik ditambah berolahraga. Cara itu dapat mengeluarkan nikotin yang ada di dalam tubuh melalui keringat dan urin.
Bangun komunitas
Faktor lingkungan sangat mempengaruhi perilaku seseorang. Karenanya ketika ingin berhenti merokok, Anda dapat membentuk perkumpulan dengan orang-orang yang memiliki niat sama. Satu sama lain dapat saling memotivasi atau mengingatkan untuk tidak merokok.
Minta dukungan orang-orang terdekat
Dukungan orang-orang terkasih sangat membantu Anda dalam proses berhenti dari merokok. Orang-orang tersebut dapat Anda jadikan sebagai alasan kuat untuk meninggalkan hal yang tidak bermanfaat tersebut, pasti Anda tidak akan tega jika orang-orang yang Anda sayangi menderita akibat kebiasaan buruk Anda. Jauhkan orang-orang terkasih dari bahaya sebagai perokok pasif.
Atur pola makan yang sehat
Mulailah untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh sehingga tidak ada lagi alasan kinerja Anda menurun, letih, atau mudah lelah karena tidak merokok. Asupan gizi yang cukup akan membuat tubuh Anda segar, sehat, dan bersemangat meski tidak merokok.
Mulailah rutin berolah raga
Olah raga akan membuat badan Anda berkeringat, melalui keringat racun-racun sisa zat-zat rokok dapat dikeluarkan. Badan Anda akan terasa lebih segar dan sehat, pola hidup sehat secara otomatis akan membentuk kepribadian Anda menjadi orang yang lebih peduli dengan kesehatan.
Demikian beberapa langkah dan jurus yang bisa anda terapkan untuk membantu berhenti merokok secara efektif. Perlu diingat bahwa semakin besar keinginan dan niat maka semakin besar pula usaha kemungkinan berhasil anda.
Setiap pasangan,yang telah menikah di dunia ini pasti ingin kehidupan keluarganya selalu bahagia selamanya dan selau hidup dalam keharmonisan rumah tangga, namun yang namanya rumah tangga pasti akan selalu ada masalah yang menerpa baik itu masalah kecil maupun masalah besar.
Perceraian merupakan jalan terakhir suatu hubungan pernikahan, namun ada baiknya sebelum bercerai kita pikirkan dahulu apa akibat yang akan ditimbulkan,dan sebelum perceraian terjadi pastinya kamu ingin pernikahan kamu tetap harmonis bukan ?
Berikut ini ada beberapa Tips agar keluarga tetap harmonis Sampai kapanpun :
- Waktu untuk keluarga
- Waktu untuk diri sendiri
- Waktu untuk pasangan Anda


